Setiap orang pasti memiliki cara dan perhitungan yang berbeda-beda dalam mengatur keuangan, salah satunya adalah untuk menentukan beberapa kebutuhan yang akan dicapai dalam kurun waktu yang ditentukan, misalnya kepemilikan rumah. Hal ini juga mungkin dialami oleh generasi milenial yang sudah memikirkan membeli rumah. Berikut bisa Anda simak tips cepat memiliki rumah yang cocok untuk milenial.

Membeli rumah memang bukan suatu hal yang semudah membalikkan telapak tangan, apalagi jika pendapatan Anda masih terbatas. Namun bukan hal yang mustahil juga untuk bisa memiliki rumah sendiri walaupun dengan kondisi ekonomi yang masih rata-rata. Dengan menerapkan beberapa tips berikut, Anda akan bisa memiliki rumah dalam waktu yang cepat atau paling tidak ada gambaran tentang apa yang harus Anda lakukan.

Tips Cepat Memiliki Rumah

Walaupun harga rumah saat ini semakin mengalami kenaikan, Anda tetap bisa melakukan langkah-langkah jitu agar bisa memiliki rumah sendiri. Banyak hal yang bisa Anda lakukan dengan pola pengaturan keuangan yang benar. Memang untuk mewujudkan hal ini butuh pengorbanan dan konsistensi yang kuat dari diri Anda, agar apa yang telah Anda mulai tidak berhenti di tengah jalan, butuh sebuah pengorbanan dan niat yang besar.

1. Tentukan Terlebih Dahulu Tipe Rumah

Tips yang pertama adalah tentukan terlebih dahulu rumah seperti apa yang Anda inginkan. Dengan mengetahui tipe rumah, lokasi, dan hal lainnya Anda akan dapat melihat berapa harga rata-rata untuk rumah dengan kriteria seperti yang Anda inginkan. Anda bisa merubah keinginan Anda jika rumah terlalu mahal, mungkin bisa digeser tentang lokasinya yang tidak harus di pusat kota.

Berbagai kriteria dan fasilitas yang dimiliki oleh sebuah rumah akan sangat mempengaruhi harga rumah tersebut. Pikirkan secara matang pilihan Anda disesuaikan dengan kebutuhan, selera, dan kemampuan Anda untuk memiliki sebuah rumah. Setelah Anda menetapkan pilihan kemudian buatlah anggaran dan ilustrasi pembayaran atau pembelian sesuai dengan kondisi ekonomi yang Anda miliki.

2. Menabung untuk Membayar Down Payment (DP)

Nominal down payment untuk sebuah rumah tentunya tidak sedikit, Anda perlu mempersiapkan dengan benar dan teliti. Perencanaan pembayaraan juga harus matang. Uang tersebut harus Anda kumpulkan jauh-jauh hari bisa melalui produk tabungan berjangka atau bentuk tabungan lainnya yang sesuai dengan minat Anda. Saat ini juga banyak produk perbankan yang menawarkan tentang tabungan rumah.

Dengan memiliki tabungan berjangka akan membuat Anda untuk konsisten menabung tanpa terlewati. Jangka waktu tabungan ini juga dapat disesuaikan dengan tujuan dan keperluan Anda. Bukan hanya tabungan berjangka yang dapat Anda manfaatkan, tabungan konvensional juga bisa digunakan asal ada kemauan keras untuk rutin menabung.

3. Dapatkan Pekerjaan Tambahan

Jika Anda perhatikan, harga rumah saat ini sudah mencapai angka 300 juta ke atas. Harga yang cukup mahal bagi sebagian banyak orang. Apalagi jika dihitung kembali, harga tersebut baru bisa dimiliki oleh orang yang mempunyai penghasilan 7,5 juta perbulan. Bagaimana jika penghasilan yang Anda terima tidak mencapai angka 7,5 juta, tentu Anda harus mempunyai opsi lainnya.

Mahalnya harga rumah memang akan meningkat dari tahun-tahun. Untuk bisa mewujudkan keinginan Anda, mencari passive income adalah jalan yang tepat. Aba beberapa pekerjaan yang bisa Anda kerjakan seperti menjadi freelance, berjualan online, atau menghasilkan pendapatan dari hobi. Intinya adalah jangan mudah untuk menyerah sebelum Anda mencoba cara-cara yang lainnya.

4. Memanfaatkan Fasilitas KPR

KPR bisa menjadi alternatif dari solusi untuk bisa memiliki rumah dengan cara cepat. Jangan ragu untuk memanfaatkan berbagai macam program KPR yang ditawarkan. Anda dapat memilih tenor yang sesuai dengan kemampuan Anda, walau pada umumnya cicilan berjalan harus sudah lunas sebelum Anda mencapai usia 55 tahun. Jika Anda saat ini di usia 25 tahun tentu masih panjang waktu yang digunakan.

Mungkin Anda akan berfikir tentang bunga KPR yang katanya terbilang tinggi, namun cobalah Anda menghitung dari sisi yang berbeda. Ketika Anda mengambil tenor yang panjang misalnya 20 tahun, mungkin suku bunga cicilan terlihat tinggi namun bandingkan dengan harga aset yang juga selalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan bisa lebih tinggi dari cicilan Anda.

5. Sesuiakan dengan Kemampuan

Jika Anda sudah mempunyai rencana atau target untuk membeli rumah, jangan menunda rencana tersebut. Apabila saat ini Anda belum bisa membeli secara langsung, Anda bisa menabung terlebih dahulu uang yang Anda miliki agar bisa Anda pergunakan ketika sudah cukup. Membeli properti sifatnya lebih cepat lebih baik, karena harga properti akan selalu naik setiap tahunnya.

Sesuaikan juga tipe dan jenis rumah impian Anda dengan kemampuan. Jangan terlalu memaksakan untuk memiliki rumah yang sulit Anda jangkau. Jadilah sosok yang realistis dengan menyesuaikan target dengan situasi dan kondisi. Buatlah ceklist tentang apa saja pertimbangan tambahan dalam memilih rumah, misalnya jalur transportasi yang mudah, dekat dengan fasilitas umum, atau lainnya.

6. Bergabung dengan Instrumen Investasi

Salah satu hal yang bisa menyebabkan Anda terhambat untuk memiliki rumah adalah tentang dana yang belum tercukupi. Salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan bergabung bersama beberapa instrumen investasi yang akan merubah aset menjadi penghasilan. Walaupun model investasi ini baru bisa Anda lihat hasilnya dalam jangka panjang namun cara ini cukup menjanjikan.

Sebelum Anda berinvestasi, pilihlah model investasi yang benar-benar aman dan terpercaya. Jangan sampai Anda justru kehilangan modal atau aset karena kasus penipuan. Jangan mudah juga percaya dengan iming-iming keuntungan yang berlipat gAnda. Pilihlah investasi yang jangka waktunya sesuai dengan kebutuhan Anda dan selalu lakukan monitoring aset agar keuntungan Anda dapat maksimal.

7. Kurangi Arus Biaya

Ketika Anda sudah mengetahui kisaran harga rumah yang Anda inginkan, posti Anda sudah memiliki perhitungan tentang keuangan Anda. berapa yang sudah Anda pegang dan berapa lagi dana yang kurang. Cobalah untuk menghitung total pengeluran Anda selama satu tahun yang meliputi biaya rutin seperti biaya listrik, telepon, perawatan, internet, air, biaya kesehatan, dan lainnya. Anda akan mengetahui pengeluaran mana yang nominalnya besar.

Setelah mendapatkan besarnya arus uang yang keluar, Anda dapat menganalisa kira-kira kebutuhan mana yang yang bisa dipangkas untuk efisiensi keuangan. Misalnya Anda memiliki anggaran untuk berlibur seminggu sekali, mungkin Anda bisa memangkasnya menjadi satu bulan satu kali. Semakin Anda bisa menghemat arus biaya, maka keuangan Anda akan semakin cepat bertambah.

Memiliki sebuah rumah memang sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian banyak orang termasuk milenial yang mempunyai pemikiran yang lebih objektif. Seiring dengan kemajuan teknologi dan sarana prasarana, membuat pola pikir tentang rumah juga menjadi berubah. Ketika keinginan itu muncul Anda perlu mengetahui Jenis dan Tipe Rumah Yang Cocok Untuk Milenial agar apa yang telah Anda targetkan dapat terlaksana dengan baik.